Ujian Praktek T I K SMP Negeri 1 Banjarnegara

Rabu, 25 Maret 2009

Tokoh legendaris Mafia Italia

Antonino Accardo lahir di Chicago pada 28 April 1906. Dia tumbuh di lingkungan orang-orang Sicilia di daerah Northwest Side di Chicago. Sebagai remaja, Accardo memulai kehidupan kriminalnya sebagai pencopet, dan kemudian berkembang sebagai pencuri mobil. Dia tertangkap beberapa kali, tapi tidak pernah dipenjara. Selama masa hukuman percobaan Accardo mulai sering nongkrong di Circus Cafe di daerah North Avenue, yg dimiliki oleh seorang gangster yg bernama John Moore, alias Claude Maddox, yg mempunyai koneksi dengan organisasi penyelundup yg dipimpin John Torrio. Accardo lalu mulai bekerja untuk geng milik Torrio, menjadi seorang ‘pelaksana’/algojo. Sewaktu bekerja sebagai seorang algojo dia mendapat julukan: “Joe Batters” (Joe si Pemukul), karena dia memukul orang yg tidak mau membayar utangnya tepat di kepala dengan menggunakan alat pemukul baseball. Talentanya tidaklah diabaikan oleh bos organisasi kejahatan paling terkenal di Chicago, John Torrio.

Pada usia 20 tahun, dia menjadi anggota di geng yg dipimpin oleh Al Capone. Di geng Chicago, sang bos akan menjelaskan peraturan anggota (tetap setia, jangan berkhianat) dan kemudian diakhiri dengan jabatan tangan. Tidak ada upacara semacam menusuk jari tangan untuk meneteskan darah atau membakar kartu orang-orang suci. Kurangnya upacara semacam itu tidaklah membuat Accardo kurang memiliki loyalitas. Saat musuh-musuh menembakkan senjatanya ke arah Al Capone, Accardo-lah yg menjadikan dirinya sebagai tameng hidup. Accardo kemudian di-promosikan menjadi supir pribadi dan sekaligus bodyguard. Pada tahun 1930-an, Accardo telah menjadi seorang “capo” (kira2 artinya: anggota senior) di geng Chicago Outfit yg dipimpin Al Capone, membawahi operasional perjudian.

Di bawah kendali Accardo, The Outfit meluaskan ekspansi bisnis Las Vegas-nya. Pada 1950-an, Accardo dan The Outfit meng-investasikan jutaan dolar dalam bisnis kasino Las Vegas, di antaranya kasino The Riviera, The Stardust dan The Tropicana. Pada saat inilah Accardo mulai memanfaatkan bawahannya Salvatore “Mooney” Giancana sebagai bos garis depan. Kekuasaan yg asli, bagaimanapun, tetap berada di tangan Accardo (dan Paul “The Waiter” Ricca). Karena Giancana-lah The Outfit membuat perjanjian dengan Joseph Kennedy: The Outfit akan menyuplai suara bagi kandidat presiden John F. Kennedy, sebagai balasannya, Kennedy akan menjadi ‘backing’ bagi The Outfit, terutama untuk kepentingan bisnis Las Vegas-nya. Giancana melihat hal tersebut bagaikan gunung emas, begitu juga Accardo. The Outfit lalu memulai hubungannya dengan Gedung Putih.

sumber : indonesiaindonesia.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ujian